HUBUNGAN KEPUASAN DENGAN LOYALITAS PELANGGAN DI PUSKESMAS KARANGPUCUNG 2

Authors

  • Tresno Sunjaya Universitas Muhammadiyah Purwokerto

DOI:

https://doi.org/10.37087/jtb.v1i1.247

Keywords:

Puskesmas, kepuasan pelanggan, loyalitas, Pelanggan

Abstract

Pelayanan kesehatan yang berorientasi pada pelanggan menuntut fasilitas kesehatan untuk memahami harapan pasien dan mempertahankan kualitas pelayanan yang diberikan. Meningkatnya persaingan antar fasilitas kesehatan menjadikan kepuasan dan loyalitas pasien sebagai indikator penting kinerja pelayanan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kepuasan dengan loyalitas pelanggan di Puskesmas Karangpucung 2. Penelitian menggunakan desain deskriptif korelasional dengan pendekatan potong lintang (cross-sectional). Sampel penelitian berjumlah 89 orang yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Tingkat kepuasan diukur menggunakan kuesioner, sedangkan loyalitas diukur menggunakan kuesioner loyalitas pelanggan. Analisis hubungan kedua variabel dilakukan menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki tingkat kepuasan dalam kategori cukup, yaitu 71 orang (79,8%), sedangkan 13 orang (14,6%) berada pada kategori puas dan 5 orang (5,6%) pada kategori kurang puas. Pada variabel loyalitas, sebanyak 48 orang (53,9%) berada pada kategori cukup loyal dan 41 orang (46,1%) berada pada kategori sangat loyal. Hasil uji chi-square menunjukkan nilai p = 0,023 (p < 0,05), sehingga terdapat hubungan yang signifikan antara kepuasan dengan loyalitas pelanggan di Puskesmas Karangpucung 2. Temuan ini menunjukkan bahwa semakin baik kepuasan yang dirasakan pelanggan, semakin besar kecenderungan pelanggan untuk menunjukkan loyalitas terhadap pelayanan Puskesmas. Peningkatan kualitas pelayanan, khususnya pada aspek daya tanggap, keandalan, jaminan, empati, dan bukti fisik, perlu menjadi perhatian untuk mempertahankan loyalitas pelanggan.

References

Almeida, R. (2015). Satisfaction measurement instruments for healthcare service users: A systematic review. Cadernos de Saúde Pública.

Arikunto, S. (2006). Prosedur penelitian suatu pendekatan praktik (Edisi revisi VI). Rineka Cipta.

Ayubi, D. (2008). Hubungan kepuasan pasien bayar dengan minat kunjungan ulang di Puskesmas Wisma Jaya Kota Bekasi tahun 2007. Makara, Kesehatan.

Fattah, N. (2016). Standar biaya pendidikan. PT Remaja Rosdakarya.

Fitri, N. A. (2016). Hubungan kualitas pelayanan dengan loyalitas pasien di instalasi rawat jalan Rumah Sakit Khusus Mata Provinsi Sumatera Selatan.

Griffin, L. (2005). Customer loyalty: Menumbuhkan dan mempertahankan kesetiaan pelanggan. Erlangga.

Notoatmodjo, S. (2010). Metodologi penelitian kesehatan. Rineka Cipta.

Nursalam. (2008). Konsep dan penerapan metodologi penelitian ilmu keperawatan. Salemba Medika.

Nursalam. (2011). Manajemen keperawatan: Aplikasi dalam praktik keperawatan profesional. Salemba Medika.

Sugiyono. (2014). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan kombinasi (mixed methods). Alfabeta.

Supardi. (2008). Hubungan antara persepsi mutu pelayanan pengobatan dengan kepuasan pasien di Balai Kesehatan Karyawan Rokok Kudus. Tesis, Universitas Diponegoro.

Supriyanto, & Ernawaty. (2010). Pemasaran industri jasa kesehatan. Andi.

Tjiptono, F. (2008). Pemasaran jasa (Edisi ketiga). Andi.

Tjiptono, F. (2011). Service management: Mewujudkan layanan prima (Edisi kedua). Andi.

Umniyati. (2009). Kepuasan pasien terhadap pelayanan tenaga kesehatan di Puskesmas Kecamatan Tanjung Priok Jakarta Utara tahun 2009.

Yulfita. (2016). Kualitas pelayanan dan loyalitas pelanggan pada pelayanan kesehatan.

Downloads

Published

2019-12-20

How to Cite

Sunjaya, T. (2019). HUBUNGAN KEPUASAN DENGAN LOYALITAS PELANGGAN DI PUSKESMAS KARANGPUCUNG 2. Jurnal Teknologi Dan Bisnis, 1(1). https://doi.org/10.37087/jtb.v1i1.247

Issue

Section

Articles